Program MBG merupakan salah satu program strategis pemerintah yang menyasar pelajar serta kelompok rentan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) wilayah Sumatra Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, Syarti Widya, membenarkan adanya penghentian sementara operasional sejumlah SPPG di Tanjungpinang. Namun, ia tidak merinci jumlah dapur yang terdampak.
Menurut Syarti, kendala yang terjadi bukan disebabkan persoalan teknis di tingkat daerah, melainkan berkaitan dengan penyesuaian sistem administrasi dan pencairan dana di tingkat pusat.
“Penutupan hanya terjadi pada SPPG yang dananya belum dicairkan. Begitu anggaran masuk, operasional akan kembali berjalan normal,” katanya.
Data KPPG menunjukkan hingga Mei 2026 terdapat 232 SPPG yang telah beroperasi di tujuh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau.
Baca juga: BGN Buka Peluang Kantin Sekolah Jadi Dapur MBG di Wilayah 3T, Ini Tujuannya
Program tersebut telah menjangkau sekitar 540.254 penerima manfaat yang terdiri atas peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Pemerintah berharap kendala pencairan dana dapat segera diselesaikan agar pelayanan gizi kepada masyarakat tidak terganggu lebih lama.

