TAJUKNASIONAL.COM Kasus dugaan penjemputan paksa terhadap atlet golf Jesslyn Wijaya masih menyisakan banyak tanda tanya.
Meski penyelidikan kepolisian terus berjalan, sejumlah fakta yang terungkap justru memperlihatkan adanya perbedaan keterangan dari para pihak yang terlibat.
Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada Senin (13/7/2026) malam di sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat.
Menurut calon suami Jesslyn, Evan, korban datang untuk menghadiri acara ulang tahun neneknya. Namun sekitar 30 menit setelah tiba, Jesslyn diduga dibawa oleh empat hingga lima pria.
Evan mengaku kehilangan kontak dengan Jesslyn setelah pukul 19.00 WIB. Saat kembali ke restoran sekitar pukul 21.30 WIB, ia mendapat informasi dari pegawai bahwa korban sempat meminta pertolongan ketika dibawa keluar dari lokasi.
Di sisi lain, pihak restoran memberikan keterangan berbeda. Supervisor restoran, Dimas Firmansah, menyebut proses penjemputan berlangsung singkat tanpa keributan.
Menurutnya, salah satu pria yang datang mengatakan bahwa Jesslyn akan dijemput keluarganya sehingga situasi di lokasi tetap kondusif.
Baca juga: Heboh! Dugaan Flexing Anak Mantan Plt Sekda Gayo Lues Viral, Pamer Kemewahan hingga 15 Jeriken BBM
Penyelidikan polisi juga menemukan fakta bahwa kamera pengawas di restoran tidak merekam langsung lokasi kejadian.
