[Viral] Beras Fortifikasi Bermasalah, Apa yang Terjadi Jika Sudah Dimakan?

Jika kandungan yang dijanjikan ternyata lebih rendah atau tidak ditemukan, konsumen berpotensi tidak mendapatkan manfaat tambahan gizi seperti yang diharapkan.

Meski begitu, mengonsumsi produk dengan kandungan zat gizi tambahan yang lebih rendah tidak serta-merta menyebabkan seseorang mengalami kekurangan gizi.

Kondisi tersebut sangat bergantung pada pola makan dan kebutuhan gizi masing-masing individu.

Lantas, apakah ada risiko sakit? Risiko tersebut baru dapat dinilai apabila pemeriksaan menemukan adanya cemaran.

Jenis dan jumlah cemaran serta kondisi tubuh konsumen menjadi faktor yang menentukan dampaknya.

Bagi masyarakat yang sudah mengonsumsi produk tersebut, langkah pertama adalah mencocokkan merek dan identitas beras dengan pengumuman resmi pemerintah. Jika termasuk produk yang ditarik, penggunaan sebaiknya dihentikan.

Baca juga: Bulog Perluas Penyaluran Beras Premium, Pemerintah Awasi Dugaan Pelanggaran Beras Fortifikasi

Kemasan dan bukti pembelian juga perlu disimpan. Jika muncul keluhan kesehatan, catat waktu konsumsi dan munculnya gejala untuk disampaikan kepada tenaga kesehatan.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini