Ia berharap sinergi dengan kementerian pusat dapat memberikan dampak jangka panjang bagi para pelaku ekraf lokal di tengah persiapan menyambut delegasi internasional bulan depan.
“Kami optimistis dengan dukungan Bapak Menteri Ekraf, Kota Kendari dapat membuktikan bahwa ekonomi kreatif adalah lokomotif pertumbuhan yang inklusif. Dengan populasi mencapai 355.665 jiwa dan konektivitas yang mumpuni melalui Bandar Udara Haluoleo, kami siap menyukseskan agenda Asia Pasifik ini sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor kreatif,” ungkap Wali Kota Kendari.
Pertemuan ini menjadi penegasan bahwa kolaborasi antara pusat dan daerah merupakan kunci dalam mengakselerasi potensi lokal ke panggung dunia.
Hal ini membuktikan komitmen bersama untuk menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Kendari didampingi oleh Ketua DPRD Kota Kendari La Ode Muhammad Inarto dan Kepala Bappeda M. Syaiful.
Baca juga: Dari Karya ke Aset, Menteri Ekraf Tegaskan Peran IP Valuator dalam Halal Bilhalal MAPPI
Sedangkan, Menteri Ekraf didampingi oleh Plt. Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Dian Permanasari dan Tenaga Ahli Monitoring Media dan Opini Publik Hasbil Mustaqim Lubis.
