TAJUKNASIONAL.COM Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor menegaskan bahwa industri tidak lagi cukup berperan sebagai pengguna tenaga kerja, tetapi harus menjadi ruang pembelajaran yang mampu mencetak tenaga ahli siap pakai.
Menurutnya, dunia usaha perlu bertransformasi menjadi “laboratorium pencetak ahli” guna menjembatani kesenjangan antara teori pendidikan dan kebutuhan riil di lapangan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan yang akrab disapa Ferry saat meninjau pelaksanaan Program Magang Nasional 2026 atau MagangHub di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Plant 1, Karawang, Jawa Barat.
“Industri bukan lagi sekadar pemakai tenaga kerja, tapi harus menjadi laboratorium pencetak ahli. Di sinilah teori diuji dan kompetensi dibentuk sesuai kebutuhan pabrik,” ujar Ferry dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Ia menilai keterlibatan TMMIN dalam program MagangHub menjadi contoh konkret kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta.
