Fasilitas yang disiapkan cukup lengkap, mulai dari ruang kelas jenjang SD hingga SMA, asrama siswa, rumah susun guru, hingga sarana penunjang seperti tempat ibadah, kantin, dan fasilitas olahraga.
Dody menekankan pentingnya menjaga komitmen seluruh pihak agar proyek ini selesai tepat waktu.
Ia meminta kontraktor dan pemangku kepentingan terus meningkatkan koordinasi serta pengawasan di lapangan.
“Jika progresnya terus terjaga, kami optimistis sebelum 20 Juni sudah selesai, sehingga awal Juli bisa langsung digunakan untuk kegiatan belajar,” katanya.
Kementerian Pekerjaan Umum, lanjut Dody, akan terus mengawal pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah agar berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
