Oleh karena itu, penyimpanan dan pengolahan kentang harus dilakukan dengan benar.
Selain itu, telur dan daging ayam tidak disarankan untuk dipanaskan kembali.
Pemanasan ulang dapat merusak struktur protein dan meningkatkan risiko bakteri, termasuk Salmonella.
Tekstur dan kandungan gizi pun dapat menurun secara signifikan.
Makanan laut dan jamur juga rentan mengalami perubahan kualitas jika dipanaskan ulang.
Keduanya mudah terkontaminasi bakteri dan dapat menghasilkan senyawa yang tidak baik bagi tubuh.
Sementara itu, nasi yang disimpan pada suhu ruang berisiko mengandung bakteri Bacillus cereus yang dapat menyebabkan keracunan makanan.
Agar tetap aman, masyarakat disarankan memasak makanan sesuai kebutuhan dan mengonsumsi hidangan selagi masih segar.
Baca juga: Pernikahan Dini Kembali jadi Sorotan, Dokter Ingatkan Risiko Kesehatan Serius
Kebiasaan sederhana ini dapat membantu menjaga kesehatan keluarga sekaligus mencegah risiko yang tidak diinginkan.
