TAJUKNASIONAL.COM Memanaskan kembali makanan sisa kerap menjadi pilihan praktis di banyak rumah tangga.
Selain menghemat waktu, cara ini dianggap mampu mencegah pemborosan makanan.
Namun demikian, tidak semua jenis makanan aman untuk dipanaskan ulang.
Beberapa di antaranya justru berpotensi menimbulkan risiko kesehatan apabila dikonsumsi kembali setelah melalui proses pemanasan kedua.
Dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB University, Karina Rahmadia Ekawidyani, menjelaskan bahwa terdapat kategori makanan tertentu yang sebaiknya dihindari untuk dipanaskan ulang.
Hal ini disebabkan oleh kandungan senyawa di dalamnya yang dapat berubah akibat panas, atau karena tingginya risiko kontaminasi bakteri berbahaya.
Sayuran tinggi nitrat serta makanan berbasis protein menjadi contoh yang perlu diwaspadai.
Salah satu makanan yang tidak dianjurkan dipanaskan kembali adalah bayam.
Sayuran hijau ini mengandung nitrat cukup tinggi yang dapat berubah menjadi senyawa berbahaya jika terkena panas berulang.
Risiko ini lebih besar bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu.
Bayam sebaiknya dikonsumsi segera setelah dimasak dan tidak disimpan terlalu lama.
Kentang juga termasuk dalam daftar makanan yang perlu diperhatikan.
Baca juga: Hapus Tunggakan JKN, Pemerintah Jamin Warga Miskin Tak Kehilangan Akses Layanan Kesehatan
Kentang matang yang disimpan tidak tepat berpotensi menjadi tempat berkembangnya bakteri Clostridium botulinum.


