TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) membuka peluang kerja sama dengan mitra strategis di Amerika Serikat guna memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.
Langkah ini difokuskan pada perluasan akses pasar, transfer pengetahuan, serta pengembangan talenta kreatif Indonesia.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyampaikan bahwa Amerika Serikat memiliki posisi penting dalam industri kreatif global.
Dengan kekuatan industri seperti Hollywood, negara tersebut dinilai mampu menjadi mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan subsektor kreatif Indonesia.
Menurut Riefky, kekayaan budaya Nusantara merupakan fondasi utama yang perlu dilindungi sekaligus dikembangkan melalui inovasi dan teknologi.
Ia menekankan bahwa perpaduan antara warisan budaya dan kreativitas modern menjadi kunci agar ekonomi kreatif nasional dapat berkembang secara berkelanjutan.
Di sisi lain, pemerintah juga memperkuat ekosistem di dalam negeri melalui pengembangan kawasan ekonomi khusus berbasis kreatif.
Beberapa di antaranya adalah KEK Singasari, Nongsa Digital Park, serta Kura Kura Bali yang diproyeksikan menjadi pusat kolaborasi global bagi talenta kreatif.
