Ia menangani Timnas Indonesia sejak 2020 dan dalam rentang April 2023 hingga Januari 2025, posisi Indonesia bergerak dari peringkat 149 ke 127.
Setelah itu, Patrick Kluivert menangani skuad Garuda selama sekitar sembilan bulan. Dalam periode Januari hingga Oktober 2025, Indonesia naik dari posisi 127 ke 122.
John Herdman kemudian melanjutkan tongkat estafet pada Januari 2026. Dalam tujuh bulan, Indonesia kembali mengalami peningkatan hingga menempati peringkat 118 dunia.
Akmal menilai ranking FIFA perlu dipahami sebagai indikator performa, bukan sekadar target angka.
Setiap hasil pertandingan internasional dapat memengaruhi perolehan poin, terutama ketika Indonesia menghadapi tim dengan peringkat lebih tinggi.
“Dari 149 ke 118 adalah kemajuan, tetapi pekerjaan rumah kita masih besar karena target berikutnya adalah masuk 100 besar dunia,” kata Akmal.
Baca juga: Emil Audero Merapat ke Rayo Vallecano, Kiper Timnas Indonesia Berpeluang Jadi Pilihan Utama
FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir September hingga awal Oktober di Jakarta dan Bandung menjadi salah satu momentum bagi Indonesia untuk mempertahankan tren positif tersebut.

