Pasca Banjir dan Longsor, Kementerian PU Kebut Pemulihan Akses Lintas Tengah Aceh

Proses pemasangan jembatan Bailey telah dimulai pada 10 Desember dan ditargetkan dapat dilewati pada 15 Desember 2025.

Setelah jembatan darurat tersebut tersambung, pemasangan Bailey di lokasi lain akan dilanjutkan secara bertahap hingga akses menuju Bener Meriah dan Aceh Tengah kembali pulih.

Di kawasan pegunungan seperti Blangkejeren–Aceh Tenggara dan Geumpang–Pameue–Takengon, proses perbaikan juga berlangsung intensif.

Pengangkutan material jembatan darurat, perbaikan oprit, dan pembersihan longsoran diproyeksikan selesai pada akhir Desember.

Untuk koridor Lintas Barat dan Lintas Timur, sejumlah titik yang sempat terputus kini telah dapat dilalui.

Pada ruas Simpang Uning–Uwaq–Blangkejeren, kendaraan roda dua sudah bisa melintas, sementara jalur roda empat ditargetkan dibuka pada 15 Desember.

Dua jembatan yang rusak di Lintas Timur ditargetkan rampung pada 14 Desember 2025.

Baca juga: Kementerian PU Buka Akses 38 Km Jalan Nasional Tarutung–Sibolga, Fokus Pulihkan Konektivitas di Sumut

“Pemulihan konektivitas Aceh menjadi prioritas agar distribusi bantuan, mobilitas warga, dan aktivitas ekonomi segera normal kembali,” tegas Dody.

Baca Juga:  [BERITA UTAMA] Listyo Sigit Prabowo Resmi Diberhentikan, Komjen Pol Suyudi Ario Seto Resmi jadi Kapolri Baru