SD (7–12 tahun):
Status gizi, kebiasaan merokok (kelas 5–6), aktivitas fisik (kelas 4–6), tekanan darah, gula darah, TBC, pemeriksaan telinga, mata, gigi, kesehatan jiwa, hepatitis B, kesehatan reproduksi (kelas 4–6), serta riwayat imunisasi (kelas 1).
SMP (13–15 tahun):
Ditambah talasemia, anemia (kelas 7), dan imunisasi HPV (kelas 9 putri).
SMA (16–17 tahun):
Meliputi seluruh pemeriksaan sebelumnya dengan tambahan fokus pada anemia kelas 10 putri dan hepatitis C.
Baca juga: Maharani Tegaskan Program Cek Kesehatan Gratis Tetap Berjalan di Tengah Efisiensi Anggaran
Kemenkes berharap program ini mampu meningkatkan deteksi dini penyakit dan meningkatkan kualitas hidup generasi muda Indonesia sejak dini.
