TAJUKNASIONAL.COM Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut tidak hanya berorientasi pada pemenuhan nutrisi anak, tetapi juga dirancang sebagai pengungkit ekonomi daerah.
Hal itu ditegaskan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya saat kunjungan kerja ke Kabupaten Pidie, Aceh, beberapa waktu lalu.
Dalam agenda tersebut, Riefky meninjau kegiatan pelatihan memasak di salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kegiatan itu turut menghadirkan Normal Ismail yang memberikan pembekalan kepada sekitar 50 juru masak dari sejumlah SPPG di Pidie.
Para peserta dilatih mengolah menu yang menarik tanpa mengabaikan standar kandungan vitamin dan protein sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional.
Riefky mendorong agar dapur-dapur SPPG memprioritaskan bahan baku dari petani dan nelayan setempat.
Menurut dia, penggunaan komoditas lokal akan memperkuat rantai pasok sekaligus membuka ruang perputaran ekonomi di tingkat desa.
Ia menekankan, seluruh kementerian perlu berkolaborasi menyukseskan program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Baca juga: Buka Bazar Ramadan di Lhokseumawe, Menekraf Dorong Ekonomi Kreatif di Daerah Naik Kelas
Tahun ini, pemerintah menargetkan 83 juta penerima manfaat dengan dukungan 36.600 unit SPPG di seluruh Indonesia.
