TAJUKNASIONAL.COM Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengalami kendala operasional.
Sebanyak lima dari total 19 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di daerah tersebut terpaksa menghentikan layanan untuk sementara waktu akibat belum diterimanya dana bantuan operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Penghentian aktivitas sejumlah dapur MBG tersebut berdampak pada distribusi makanan bergizi bagi kelompok penerima manfaat yang selama ini dilayani oleh SPPG.
Meski demikian, pihak pengelola memastikan kondisi tersebut hanya bersifat sementara sembari menunggu proses pencairan dana selesai dilakukan.
Koordinator MBG wilayah Aceh Barat Daya, Raissa Ardila, menjelaskan bahwa kendala utama yang dihadapi saat ini adalah proses administrasi pencairan bantuan operasional dari BGN yang belum rampung.
Akibatnya, beberapa dapur tidak memiliki cukup dana untuk melanjutkan kegiatan produksi dan distribusi makanan.
Menurut Raissa, pengelola SPPG sebelumnya telah melaporkan kondisi saldo Virtual Account (VA) yang terus berkurang kepada tim keuangan BGN.
Baca juga: [Viral] Sejumlah Dapur MBG di Tanjungpinang Tutup Sementara, Ribuan Penerima Manfaat Terdampak
Laporan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi agar bantuan operasional dapat segera dicairkan dan aktivitas layanan kembali berjalan normal.
