TAJUKNASIONAL.COM Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko diperkirakan menjadi salah satu turnamen terbesar dalam sejarah sepak bola.
Namun, di balik antusiasme menuju ajang bergengsi tersebut, muncul kekhawatiran mengenai potensi menurunnya jumlah suporter internasional yang hadir langsung ke stadion.
Upacara pembukaan turnamen dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni 2026 di Meksiko.
Meski persiapan penyelenggaraan terus berjalan, sejumlah penggemar sepak bola dari berbagai negara mengaku menghadapi hambatan untuk memasuki Amerika Serikat, salah satu tuan rumah utama kompetisi.
Persoalan visa menjadi tantangan terbesar. Selain biaya pengurusan yang relatif tinggi, proses administrasi yang panjang dan ketidakpastian hasil pengajuan membuat banyak suporter mempertimbangkan kembali rencana perjalanan mereka.
Kekhawatiran semakin meningkat karena tingginya angka penolakan visa yang dialami pemohon dari sejumlah negara.
Sebagai upaya mengatasi masalah tersebut, pemerintah Amerika Serikat telah memperkenalkan FIFA Priority Appointment Scheduling System (PASS).
Program ini memberikan prioritas jadwal wawancara bagi pemegang tiket resmi pertandingan. Meski demikian, fasilitas tersebut tidak menjamin visa akan disetujui.
Laporan media internasional menyebutkan bahwa ratusan penggemar sepak bola dari beberapa negara masih mengalami kesulitan memperoleh izin masuk ke AS.
