Pulau Penyengat memiliki nilai historis tinggi karena menyimpan banyak warisan budaya Melayu.
Salah satu ikon utamanya adalah Masjid Sultan Riau yang selama ini menjadi tujuan wisata religi dan sejarah.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan kawasan tidak hanya berorientasi pada pembenahan fisik, tetapi juga untuk memperkuat kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.
Menurut dia, penyediaan layanan dasar seperti air minum, sanitasi, dan ruang publik harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
Penataan kawasan tersebut juga diharapkan mendorong pertumbuhan usaha lokal seiring meningkatnya kunjungan wisatawan.
Baca juga: Menteri PU Targetkan Rancangan Permen Asbuton Rampung 2 Pekan, Dorong Penurunan Impor Aspal
Dengan begitu, Pulau Penyengat tidak hanya menjadi pusat pelestarian budaya Melayu, tetapi juga motor ekonomi baru di Kepulauan Riau.
