Kementerian Ekraf Perkuat Kolaborasi dengan Provaliant untuk Komersialisasi IP Lokal

TAJUKNASIONAL.COM Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) memperkuat kolaborasi dengan Provaliant Group dalam mendorong komersialisasi intellectual property (IP) lokal.

Langkah ini diyakini mampu meningkatkan ekosistem kreatif sekaligus menciptakan ekonomi berkelanjutan.

Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, menegaskan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak, agar kreativitas pegiat ekraf bisa terus berkembang.

Dengan demikian, IP lokal dapat tumbuh dan memberikan dampak ekonomi bagi para kreator.

“Kami melihat apa yang sudah dilakukan Provaliant Group sebetulnya bisa mendorong kreativitas IP lokal. Tentu kami siap berkolaborasi supaya masing-masing pihak bisa lebih produktif sehingga kreativitas tak hanya berhenti pada tahap peluncuran (_launching_) saja, tetapi bisa berkelanjutan,” ujar Menteri Ekraf dalam audiensi bersama Provaliant Group di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Provaliant Group adalah perusahaan yang telah berkecimpung lebih dari 16 tahun untuk industri kreatif, khususnya dalam pengembangan dan pengelolaan berbasis IP.

Perusahaan ini dikenal sebagai mitra yang menjembatani jenama lokal dan global dengan pasar atau konsumen di Indonesia melalui kampanye strategis, kolaborasi karakter berlisensi, serta event interaktif.

“Untuk melakukan komersialisasi IP, Kementerian Ekraf perlu terhubung dengan pihak lembaga perbankan sehingga kami terus membangun sistem IP financing. Sebetulnya IP lokal itu kalau sudah bertemu dengan pasangan yang cocok tentu bisa menarik pengembangan investasi untuk subsektor ekraf. Dengan demikian, kolaborasi bersama Provaliant bisa menjadi kunci dalam mempercepat hilirisasi dan komersialisasi IP lokal,” lanjut Menteri Ekraf.

Sementara itu, CEO Provaliant Group, Chandra Sugiono menekankan komitmen untuk membangun ekosistem IP lokal yang tak sekadar kreatif, tetapi juga memiliki model bisnis yang kuat, baik melalui pop-up retail atau event di tempat-tempat perbelanjaan.

Baca juga: Respons Kasus Amsal Sitepu, Menekraf: Penilaian Jasa Kreatif Harus Berbasis Industri

Salah satu aktivasi IP yang dikenal yaitu Jakarta Toys and Comics Fair di Kartika Expo Center awal tahun 2026 yang juga dihadiri Menteri Ekraf.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini