Program Sekolah Rakyat Tahap II mencakup 104 lokasi yang tersebar di 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota.
Pemerintah menargetkan program ini mampu menampung lebih dari 112 ribu siswa yang terbagi dalam 3.744 rombongan belajar.
Kementerian PU saat ini juga terus menyelesaikan sejumlah kendala teknis di lapangan, mulai dari akses konstruksi, distribusi material, hingga kesiapan infrastruktur pendukung agar proyek dapat selesai sesuai target.
Dody menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan Sekolah Rakyat.
Ia berharap fasilitas pendidikan tersebut segera dapat dimanfaatkan masyarakat guna meningkatkan kualitas pendidikan secara merata di seluruh Indonesia.
Program ini diharapkan menjadi langkah strategis pemerintah dalam mencetak generasi muda yang lebih kompetitif dan siap menghadapi tantangan masa depan.
