BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa di Laut Bitung

TAJUKNASIONAL.COM Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami setelah gempa bumi yang terjadi di wilayah laut dekat Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis (2/4/2026).

Keputusan tersebut diambil setelah hasil pemantauan menunjukkan tidak ada kenaikan muka air laut yang signifikan.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyampaikan bahwa peringatan dini tsunami dicabut setelah data dari alat pemantau menunjukkan kondisi laut kembali normal.

Menurutnya, BMKG terus memantau perubahan muka air laut dari berbagai stasiun pengamatan sebelum akhirnya memutuskan mengakhiri peringatan.

Ia menjelaskan, setelah gempa terjadi, BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami sebagai langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat di wilayah pesisir.

Namun, berdasarkan hasil observasi lanjutan, tidak ditemukan adanya gelombang tsunami yang berbahaya.

Meski demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Baca juga: BMKG Bongkar Fakta Gempa Pacitan: Megathrust Aktif, Nyaris Picu Tsunami

Warga juga diminta tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG serta pemerintah daerah setempat.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini