TAJUKNASIONAL.COM Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan kawasan transmigrasi tidak lagi diukur dari banyaknya warga yang dipindahkan, melainkan dari kualitas sumber daya manusia (SDM) yang diberdayakan.
Hal itu disampaikannya saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dalam kunjungan ke Mahad Islam Rafiah Akhyar (MIRA) Institute di Pandeglang, Banten, Sabtu (21/2/2026).
Menurut Iftitah, paradigma transmigrasi harus berubah menjadi pembangunan berbasis manusia.
Ia menekankan pentingnya menghadirkan SDM unggul agar kawasan tujuan mampu berkembang secara berkelanjutan dan mandiri.
Sebagai langkah konkret, Kementerian Transmigrasi meluncurkan program Transmigrasi Patriot pada 2026. Program ini menawarkan beasiswa magister dan doktoral yang dipadukan dengan pengabdian langsung di kawasan transmigrasi.
Peserta tidak hanya menempuh pendidikan akademik, tetapi juga tinggal dan berinteraksi dengan masyarakat setempat.
