BeZakat 2026 bekerja sama dengan 11 perguruan tinggi negeri (PTN) dan 10 perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN).
Kampus mitranya antara lain Universitas Indonesia, IPB University, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, serta sejumlah UIN di berbagai daerah.
Program ini juga melibatkan 26 Lembaga Amil Zakat (LAZ) mitra. BeZakat terbuka bagi berbagai rumpun ilmu, seperti sains dan teknik, kesehatan, ekonomi dan bisnis, hukum dan sosial, pendidikan, serta manajemen zakat dan wakaf.
Baca juga: Beasiswa Unggulan 2026 Dibuka Hari Ini, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kementerian Agama, lembaga zakat, perguruan tinggi, mahasiswa, dan berbagai pihak perlu berada dalam satu ekosistem agar dana zakat dapat dikelola secara tepat sasaran dan menghasilkan manfaat yang lebih panjang,” kata Waryono.
