Kementerian PU Tingkatkan Jembatan Gantung Sikundo, Dibangun Lebih Tinggi dan Tangguh Hadapi Banjir

TAJUKNASIONAL.COM Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan Kementerian PU akan membangun kembali Jembatan Gantung Sikundo di Gampong Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, dengan konstruksi yang lebih tinggi dan lebih aman setelah jembatan sebelumnya hanyut diterjang banjir bandang.

Rusaknya jembatan tersebut sempat memaksa warga menyeberangi sungai menggunakan sling kabel baja, sehingga menjadi perhatian publik.

Sebagai langkah penanganan darurat, saat ini dua jembatan gantung perintis tengah dibangun di lokasi, masing-masing oleh TNI dan Polri, untuk memulihkan akses sementara masyarakat.

Setelah itu, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh akan meningkatkan jembatan perintis tersebut menjadi jembatan permanen yang lebih tinggi, lebih aman, dan memiliki ketahanan lebih baik terhadap ancaman banjir, sehingga mampu memberikan layanan konektivitas yang andal dalam jangka panjang.

“Jembatan Sikundo Insya Allah bisa kok, nanti kita support dari Balai Jalan kita. Kita buat jembatan yang agak tinggi supaya pada saat ada banjir jembatan itu aman,” kata Menteri Dody usai meninjau lokasi Jembatan Sikundo beberapa waktu lalu.

Menurut Menteri Dody, pembangunan jembatan akan mempertimbangkan kondisi hidrologi sungai serta masukan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.

Desain baru akan dibuat lebih tinggi dibandingkan dengan jembatan sebelumnya agar memiliki ruang bebas (freeboard) yang lebih aman terhadap kenaikan muka air saat banjir.

“Tadi juga Pak Bupati sudah kasih arahan supaya bikin agak tinggi dari yang kemarin,” ujarnya.

Selain itu, Menteri Dody menginstruksikan BPJN Aceh untuk melakukan pemeriksaan terhadap kondisi dan kelayakan jembatan gantung eksisting pada akses menuju Gampong Sikundo yang dibangun pada 2018.

BPJN Aceh juga diminta melaksanakan survei teknis secara menyeluruh serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah sebagai dasar penyusunan desain peningkatan jembatan.

Apabila hasil kajian menunjukkan perlunya penggantian konstruksi, jembatan akan dibangun menggunakan struktur yang lebih kuat atau desain khusus sehingga nantinya dapat dilalui kendaraan roda empat.

Sebagai tindak lanjut, BPJN Aceh telah melakukan berbagai langkah awal di lapangan, mulai dari pengecekan lokasi, pemasangan safety line, hingga menyiapkan personel, alat berat, dan material konstruksi untuk mendukung percepatan pelaksanaan pekerjaan. Penanganan fisik dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Sabtu (1/8/2026).

Melalui peningkatan Jembatan Sikundo, diharapkan akses masyarakat dapat pulih kembali sekaligus mengurangi risiko terputusnya konektivitas akibat bencana pada masa mendatang. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Kementerian PU melalui Visi PU608 dalam menghadirkan infrastruktur yang andal, aman, tangguh terhadap bencana, serta mampu mendukung kesejahteraan masyarakat melalui konektivitas yang berkelanjutan. (hen)

- Advertisement -
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); setTimeout(function(){ var w = document.getElementById("ads-article-top"); if (!w.querySelector("iframe")) { w.innerHTML = ''; } },2500);
Berita Terbaru
- Advertisement -
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); setTimeout(function(){ var w = document.getElementById("ads-article-sidebar"); if (!w.querySelector("iframe")) { w.innerHTML = ''; } },2500);
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); setTimeout(function(){ var w = document.getElementById("ads-article-bottom"); if (!w.querySelector("iframe")) { w.innerHTML = ''; } },2500);

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini