Fakta Bos BP Dicopot Usai Diam-diam Bertemu Investor Aktivis Elliott Management

TAJUKNASIONAL.COM Chairman BP, Albert Manifold, dipecat secara mendadak setelah kurang dari delapan bulan menjabat sebagai bos perusahaan raksasa minyak dan gas asal Inggris tersebut.

Keputusan itu langsung mengguncang pasar dan membuat saham BP anjlok hingga 9 persen.

Pemecatan Manifold menjadi pukulan baru bagi manajemen BP yang tengah berupaya menunjukkan bahwa perusahaan telah kembali stabil setelah beberapa tahun dilanda pergantian strategi dan kepemimpinan.

Manajemen BP menyebut alasan pemecatan Manifold berkaitan dengan masalah tata kelola dan perilaku.

Namun, sejumlah sumber menyebut salah satu pemicu ketegangan adalah pertemuan Manifold dengan pemegang saham aktivis Elliott Management tanpa memberi tahu langsung anggota dewan lainnya.

Baca Juga: Fakta Terbaru Kasus Covid-19 Singapura Melonjak Jadi 12.700 dalam Sepekan

Dua sumber yang mengetahui perkara tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa Manifold beberapa kali bertemu Elliott secara diam-diam.

Pertemuan itu disebut menambah daftar keluhan terkait gaya kepemimpinan Manifold yang dinilai intimidatif terhadap staf eksekutif maupun pegawai level bawah.

Secara teknis, interaksi Manifold dengan Elliott disebut tidak melanggar aturan tertentu. Namun, pertemuan itu dianggap sebagai contoh tindakan sepihak yang tidak menunjukkan itikad baik terhadap anggota dewan lain.

Salah satu sumber menyebut seluruh interaksi penting dengan pemegang saham seharusnya dilaporkan kepada dewan dalam pembaruan rutin hubungan investor.

Meski demikian, pertemuan dengan Elliott tidak sepenuhnya disembunyikan dari perusahaan karena Manifold disebut telah memberi tahu tim hubungan investor BP.

Elliott Management merupakan hedge fund aktivis asal Amerika Serikat yang tahun lalu mengungkap memiliki lebih dari 5 persen saham BP.

Investor aktivis ini mendorong BP memangkas biaya, mengalihkan fokus dari proyek energi terbarukan kembali ke minyak dan gas, serta menyederhanakan struktur organisasi perusahaan.

Manifold sendiri disebut ingin mempercepat restrukturisasi BP. Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan telah menerapkan sebagian besar perubahan yang sejalan dengan tekanan investor tersebut.

Namun, gaya Manifold dalam mendorong perubahan justru memicu gesekan internal. Beberapa sumber menyebut sikapnya yang agresif terhadap kolega membuat posisinya tidak lagi dapat dipertahankan.

Baca Juga: Fakta Bos Tambang Bauksit Kalbar Jadi Tersangka, Ini Kronologi Kasus PT Quality Success Sejahtera

BP kini menunjuk Ian Tyler sebagai chairman sementara. Penunjukan itu dilakukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan setelah kepergian Manifold yang tergolong sangat cepat.

Manifold membantah pemecatannya berkaitan dengan perilaku. Ia mengaku pencopotannya dilakukan tanpa peringatan dan menegaskan siap melawan narasi yang menurutnya tidak benar.

“Apakah mungkin, dalam tekad saya mendorong perubahan terkait biaya, kinerja, neraca, dan komunikasi pemegang saham, saya terlalu keras dan menantang orang secara langsung? Ya, mungkin saja,” kata Manifold dalam pernyataannya.

Namun, ia menolak tudingan yang dianggapnya sebagai kebohongan mengenai dirinya dan masa kerjanya di BP.

Kepergian Manifold menambah daftar gejolak kepemimpinan BP. Dalam tiga tahun terakhir, perusahaan juga kehilangan sejumlah petinggi, termasuk mantan CEO Bernard Looney dan Murray Auchincloss.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini