Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, Wamenaker Fasilitasi Dialog PT Multistrada dan Serikat Pekerja

TAJUKNASIONAL.COM Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah Sarana Tbk dengan serikat pekerja sebagai upaya mendorong penyelesaian perselisihan hubungan industrial secara dialogis dan tetap mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan proses penyelesaian persoalan ketenagakerjaan berlangsung kondusif di tengah tantangan ekonomi global yang saat ini turut memberikan tekanan terhadap sektor industri manufaktur.

“Seluruh pihak perlu mengutamakan penyelesaian melalui dialog bipartit dengan tetap menjaga kondusivitas hubungan industrial di tengah tantangan ekonomi global yang memengaruhi sektor industri manufaktur,” ujar Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor saat melakukan pertemuan dengan manajemen dan serikat pekerja PT Multistrada Arah Sarana Tbk di Cikarang Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (12/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wamenaker mengapresiasi komitmen kedua belah pihak yang tetap membuka ruang komunikasi dan perundingan di tengah dinamika yang berkembang.

Menurutnya, komunikasi yang baik serta musyawarah menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha sekaligus memastikan perlindungan terhadap hak-hak pekerja.

“Pemerintah mendorong agar seluruh proses dilakukan sesuai aturan yang berlaku dan mengedepankan dialog yang sehat. Semua pihak perlu menahan diri serta mengutamakan penyelesaian hubungan industrial melalui mekanisme resmi,” ujarnya.

Afriansyah Noor juga menyampaikan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan telah menugaskan mediator hubungan industrial untuk mendampingi proses komunikasi antara manajemen perusahaan dan serikat pekerja.

Pendampingan tersebut dilakukan dalam rangka membahas berbagai usulan penyesuaian ketenagakerjaan yang berkembang selama proses dialog berlangsung.

“Saya berharap proses dialog dapat segera menghasilkan titik temu sehingga aktivitas operasional perusahaan kembali berjalan normal dan hubungan industrial tetap terjaga secara harmonis,” ujarnya.

PT Multistrada Arah Sarana Tbk., yang merupakan bagian dari Michelin Group, saat ini menghadapi tekanan akibat menurunnya permintaan pasar ekspor global.

Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas produksi perusahaan dan mendorong dilakukannya sejumlah penyesuaian operasional dalam beberapa tahun terakhir.

Tekanan pasar global tersebut diperkirakan masih akan berlanjut pada 2026 seiring perlambatan permintaan di sektor manufaktur internasional.

Sebagai bagian dari langkah penyesuaian operasional, perusahaan sebelumnya telah menyampaikan rencana penyesuaian ketenagakerjaan.

Namun demikian, melalui serangkaian perundingan antara pihak manajemen dan serikat pekerja, proses penyelesaian terus diupayakan dengan mengedepankan prinsip dialog dan musyawarah.

Pemerintah berharap dialog yang difasilitasi tersebut dapat menghasilkan solusi terbaik bagi seluruh pihak, baik pekerja maupun keberlangsungan usaha perusahaan, sekaligus menjaga iklim hubungan industrial yang sehat dan kondusif di sektor manufaktur. (hen)

- Advertisement -
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); setTimeout(function(){ var w = document.getElementById("ads-article-top"); if (!w.querySelector("iframe")) { w.innerHTML = ''; } },2500);
Berita Terbaru
- Advertisement -
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); setTimeout(function(){ var w = document.getElementById("ads-article-sidebar"); if (!w.querySelector("iframe")) { w.innerHTML = ''; } },2500);
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); setTimeout(function(){ var w = document.getElementById("ads-article-bottom"); if (!w.querySelector("iframe")) { w.innerHTML = ''; } },2500);

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini