TAJUKNASIONAL.COM AnggotaKomisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Dina Lorenza Audria, menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang adil dan aman bagi perempuan di sektor industri kreatif.
Pesan tersebut disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Perempuan Internasional 2026.
Dalam pernyataannya, Dina menilai industri kreatif yang sehat tidak hanya bergantung pada kreativitas para pekerjanya, tetapi juga pada lingkungan kerja yang mendukung kebebasan berekspresi tanpa rasa takut.
Menurutnya, perempuan yang bekerja di sektor seni dan kreatif harus mendapatkan ruang yang aman, profesional, serta bebas dari berbagai bentuk kekerasan.
“Momentum Hari Perempuan Internasional menjadi pengingat bahwa ruang industri kreatif di Indonesia harus adil, aman, dan berkualitas bagi perempuan,” ujar Dina dalam keterangan tertulisnya.
Ia menjelaskan bahwa kondisi kerja yang tidak aman, termasuk ancaman kekerasan seksual, dapat menghambat para pekerja seni dalam menghasilkan karya terbaik.
Karena itu, perlindungan terhadap perempuan di lingkungan industri kreatif harus menjadi perhatian bersama.
Dina menegaskan bahwa kekerasan seksual bukan hanya persoalan pribadi yang dialami korban, melainkan persoalan publik yang berdampak pada martabat perempuan sekaligus kualitas industri kreatif itu sendiri.
Jika tidak ditangani secara serius, hal tersebut dapat merusak ekosistem kerja kreatif yang seharusnya sehat dan profesional.
Baca juga: Soroti Tekanan Lingkungan di Jakarta, Demokrat Desak Raperda RPPLH Disahkan
Selain itu, Dina juga menyoroti pentingnya profesionalisme dalam setiap proses kerja di industri kreatif, termasuk dalam tahapan seleksi atau casting bagi para pekerja seni.
