TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah melalui Kementerian Sosial memastikan percepatan penyaluran bantuan sosial (bansos) selama Ramadan 2026 yang berlangsung sepanjang Maret.
Kebijakan ini diterapkan secara nasional guna menjaga daya beli keluarga penerima manfaat (KPM) di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Idulfitri.
Hingga akhir Februari 2026, realisasi tahap awal sejumlah program bansos dilaporkan telah melampaui 80 persen.
Dana bantuan dikirim langsung ke rekening penerima yang terdaftar aktif dalam data kesejahteraan sosial nasional.
Pemerintah menegaskan tidak ada skema baru bernama “Bansos Ramadan”, melainkan percepatan pencairan program reguler agar dana diterima masyarakat berdekatan selama bulan puasa.
Langkah ini diambil menyusul tren inflasi pangan yang meningkat pada kuartal pertama 2026.
Permintaan beras, minyak goreng, telur, dan daging biasanya melonjak saat Ramadan, sehingga bansos difungsikan sebagai instrumen menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga rentan.
Tiga program utama menjadi fokus pada Maret 2026.
Pertama, Program Keluarga Harapan (PKH) tahap awal tahun yang menyasar keluarga dengan komponen ibu hamil, anak usia dini, pelajar, lansia, dan penyandang disabilitas berat.
Baca juga: Bansos PKH dan Sembako Cair Bertahap Selama Ramadan, Ini Cara Ceknya!
Bantuan periode Januari–Maret dirapel agar bisa dimanfaatkan selama Ramadan.
