TAJUKNASIONAL.COM Timnas Voli Putri Indonesia mengawali kiprah di AVC Women’s Continental 2026 dengan hasil positif. Indonesia berhasil menundukkan Kazakhstan tiga set langsung dalam pertandingan Grup B di Tianjin, China, Sabtu (22/8/2026).
Tim asuhan Marcos Sugiyama tampil solid meski sempat mengalami kesulitan pada awal pertandingan. Indonesia akhirnya mampu membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan dengan skor 25-22, 25-22, dan 25-23.
Hasil tersebut menjadi catatan bersejarah bagi voli putri Indonesia karena untuk pertama kalinya berhasil mengalahkan Kazakhstan dalam pertandingan internasional.
Sejumlah pemain tampil menonjol dalam kemenangan tersebut. Arsella Nuari Purnama menjadi penyumbang angka terbanyak bagi Indonesia dengan 17 poin. Perolehan tersebut diikuti Devega dengan 13 poin dan Medi Yoku yang menyumbangkan 11 poin.
Kemenangan tiga set langsung membuat Indonesia mengantongi tiga poin dan menempati posisi kedua klasemen sementara Grup B AVC Women’s Continental 2026.
Baca Juga: Daftar 14 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Continental 2026
Indonesia sebenarnya memiliki jumlah poin yang sama dengan Thailand yang berada di puncak klasemen. Namun, Thailand unggul dalam rasio set poin sehingga berhak menduduki posisi pertama.
Thailand memiliki rasio set poin 1,63, sedangkan Indonesia berada di angka 1,119. Sementara itu, Kazakhstan dan Australia belum mengoleksi poin setelah pertandingan pertama.
Klasemen Grup B AVC Women’s Continental 2026
- Thailand — 3 poin
- Indonesia — 3 poin
- Kazakhstan — 0 poin
- Australia — 0 poin
Persaingan Grup B akan semakin menarik pada pertandingan berikutnya. Indonesia dijadwalkan menghadapi Thailand pada Senin (24/8/2026).
Pertandingan tersebut menjadi ujian penting bagi Medi Yoku dan kawan-kawan. Thailand bukan lawan yang asing bagi Indonesia. Kedua tim sebelumnya telah bertemu dalam SEA V League 2026, dengan Indonesia mengalami dua kekalahan.
Baca Juga: Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Women’s Continental 2026, Lengkap Live Streaming
Kondisi tersebut membuat pertandingan melawan Thailand menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan perkembangan sekaligus memperbaiki hasil pertemuan sebelumnya.
