Live Score Hasil Timnas Futsal Indonesia vs Iran Final Piala Asia Futsal 2026, Garuda Tanpa Beban

TAJUKNASIONAL.COM Malam final selalu punya rasa yang berbeda, bukan hanya karena trofi diperebutkan, tetapi karena satu pertandingan dijalani Timnas Futsal Indonesia mengubah arah sejarah tim.

Itulah yang kini dihadapi Timnas Futsal Indonesia, kesempatan pertama dalam 11 kali partisipasi di Piala Asia Futsal untuk benar-benar berdiri di panggung puncak.

Namun, untuk menyelesaikan dongeng itu, Garuda harus menumbangkan lawan paling “berat” yang bisa dibayangkan di Asia—Iran, sang raja futsal kawasan.

Timnas futsal Indonesia akan memainkan laga final Piala Asia Futsal 2026 melawan Iran pada malam ini pukul 19.00 WIB di Indonesia Arena, Jakarta.

Baca Juga: LIVE STREAMING Timnas Futsal Indonesia vs Iran Final Piala Asia Futsal 2026, Garuda Tantang Raja Asia

Laga bisa diikuti lewat fitur Live Score dan Live Streaming, sementara siaran final turnamen ini juga dilaporkan tayang di televisi dan platform streaming resmi.

Final ini menjadi sejarah baru. Sebelumnya, pencapaian terbaik Indonesia di Piala Asia Futsal adalah perempat final yang terjadi pada edisi 2022 di Kuwait.

Tahun ini, tim asuhan Hector Souto melampaui semua itu: menjadi juara Grup A, menekuk Vietnam 3-2 di perempat final, lalu mencetak momen ikonik saat menyingkirkan Jepang 5-3 di semifinal.

AFC juga mencatat kemenangan Indonesia atas Jepang sebagai tonggak bersejarah yang mengantar Garuda ke final pertama.

Namun, lawan di final bukan sekadar tim kuat—melainkan simbol dominasi futsal Asia.

Iran adalah pemilik 13 gelar Piala Asia Futsal, terbanyak sepanjang sejarah, dan kini menempati peringkat 5 dunia dalam ranking futsal putra FIFA (rilis 12 Desember 2025).

Final nanti juga disebut sebagai final ke-16 bagi Iran, dengan catatan mereka hanya dua kali gagal menjadi juara di laga puncak.

Rekor pertemuan pun tak berpihak pada Indonesia. Garuda sudah beberapa kali bertemu Iran di Piala Asia Futsal dan belum pernah menang.

Baca Juga:  Timnas Futsal Indonesia Tak Lagi Kuda Hitam, Pelatih Jepang Sebut Kini Ancaman Nyata bagi Iran

Kekalahan paling telak terjadi pada edisi 2006, ketika Indonesia tumbang 1-20. Meski begitu, Souto menegaskan timnya sama sekali tidak gentar—bahkan merasa situasi ini justru menguntungkan karena Indonesia bermain tanpa beban.

“Bagaimana mungkin kami mendapat tekanan jika ini adalah final pertama kami? Sementara Iran telah memainkan 105 pertandingan di AFC dan hanya kalah empat kali. Di mana tekanan kami?,” kata Souto pada jumpa pers pra-pertandingan di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini