Namun, meski meraih hasil positif, kariernya justru mengalami dinamika mengejutkan.
Setelah membawa Uzbekistan tampil kuat di kualifikasi, ia harus turun posisi menjadi asisten pelatih ketika Federasi Sepak Bola Uzbekistan menunjuk sosok legendaris asal Italia, Fabio Cannavaro, untuk memimpin tim di putaran final Piala Dunia.
Baca Juga: Indra Sjafri Kantongi 18 Pemain Timnas U-22, Siap Tempur di SEA Games 2025!
Perubahan struktur kepelatihan tersebut membuat Kapadze memutuskan mundur.
Ia menjelaskan, keputusan hengkang berasal dari dirinya sendiri.
“Saya tidak mau menjadi asisten, lebih baik melanjutkan karier sebagai pelatih di tim lain. Tapi, keputusannya itu rasional. Saya juga mendukung. Namun, saya tidak ingin menerima peran baru,” tegas Kapadze.
Pelatih Berpengalaman yang Sedang Bebas Kontrak
Saat ini Kapadze tidak sedang terikat kontrak dengan tim mana pun, sehingga ia terbuka untuk mengambil peran sebagai pelatih kepala.
Kondisi tersebut membuat rumor semakin menguat bahwa ia dapat menjadi pilihan ideal untuk menggantikan Kluivert di Timnas Indonesia.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI
