Rabu, 4 Februari, 2026

Banding Ditolak, FIFA Pastikan FAM Terlibat Manipulasi Dokumen Pemain

TAJUKNASIONAL.COM Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) kembali diterpa skandal besar setelah FIFA menyatakan bahwa organisasi tersebut mengubah data pada akta kelahiran tujuh pemain naturalisasi.

Temuan itu diperkuat oleh putusan Komite Banding FIFA yang merilis detail penyelidikan, sekaligus menolak banding FAM terhadap sanksi pemalsuan dokumen pemain.

Dalam putusan yang dirilis pada pertengahan November, Komite Banding FIFA menegaskan bahwa manipulasi dokumen terjadi oleh orang dalam FAM.

“Perubahan data yang disengaja itu dilakukan di bawah tekanan sambil menunggu konfirmasi resmi pemerintah Malaysia,” demikian bunyi penjelasan Komite Banding FIFA.

FIFA juga mengungkap bahwa FAM mengklaim tidak mengetahui perubahan data itu dilakukan oleh staf administrasi.

Baca Juga: Prediksi Skor Timnas Indonesia U-22 vs Mali U-22: Garuda Muda Cari Kebangkitan di Pakansari

Komite eksekutif maupun sekretaris jenderal FAM, Datuk Noor Azman Rahman, disebut tidak terlibat dalam proses manipulasi tersebut.

Bahkan, FAM berdalih tujuh pemain naturalisasi itu tidak mengetahui bahwa data mereka telah diubah.

Namun bukti justru menunjukkan sebaliknya.

Dalam dokumen putusan, FIFA turut memasukkan pengakuan Noor Azman terkait tindakan manipulatif tersebut.

“Saya mengaku anggota administrasi FAM menangani dan memformat ulang beberapa salinan akta kelahiran dan dokumen pendukung sambil mengumpulkan berkas kelayakan lengkap,” ujar Noor Azman sebagaimana dikutip dalam putusan resmi.

“Itu termasuk konten yang diubah dalam sertifikat yang diberikan agen. Langkah-langkah ini bersifat administratif dan tidak dimaksudkan untuk mengganti salinan resmi atau proses verifikasi resmi apa pun.” Ia melanjutkan.

Pengakuan ini justru memperkuat temuan FIFA bahwa manipulasi dokumen memang terjadi dan dilakukan secara sistematis, meski FAM tetap bersikeras bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan kebijakan organisasi.

Baca Juga: Jadwal Leg Kedua Uji Coba Timnas Indonesia U-23 vs Mali, Skuad Garuda Fokus Perbaiki Pertahanan

Sanksi FIFA Menguat, Bukti Pemalsuan Tak Terbantahkan

Pada akhir September 2025, FIFA menjatuhkan sanksi kepada FAM dan tujuh pemain usai menemukan dokumen palsu digunakan dalam pertandingan kualifikasi Malaysia vs Vietnam pada 10 Juni.

FAM kemudian mengajukan banding, tetapi Komite Banding FIFA menolaknya dan justru merilis detail lebih lengkap yang memperkuat vonis awal.

Salah satu fokus penyelidikan adalah klaim FAM bahwa kakek atau nenek tujuh pemain tersebut berasal dari Malaysia—sebuah dasar yang dapat membuat pemain memenuhi syarat bermain untuk negara tersebut.

- Advertisement -
- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini