Profil Sidarto Danusubroto, Eks Ajudan Bung Karno yang Dianugerahi Pangkat Kehormatan

TAJUKNASIONAL.COM Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan pangkat kehormatan Republik Indonesia kepada Irjen Pol (Purn) Sidarto Danusubroto dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Satuan Latihan Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7/2026).

Sosok Sidarto dikenal luas sebagai mantan ajudan Presiden pertama RI, Soekarno, sekaligus pernah menjabat Ketua MPR RI.

Penganugerahan tersebut menjadi bentuk penghormatan atas pengabdian panjang Sidarto kepada negara, baik selama berkarier di Kepolisian Republik Indonesia maupun setelah memasuki dunia politik.

Sidarto Danusubroto lahir di Pandeglang, Banten, pada 11 Juni 1936. Ia memulai pendidikan kepolisian di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 1955 sebelum melanjutkan pendidikan kepolisian di Amerika Serikat pada 1964-1965.

Latar belakang pendidikan internasional tersebut menjadi salah satu pertimbangan saat dirinya dipercaya menjadi ajudan Presiden Soekarno pada 6 Februari 1967.

Baca Juga: Mahfud MD Minta Presiden Prabowo Ungkap Pihak yang Diduga Biayai Demonstrasi

Sidarto menggantikan Komisaris Besar Polisi Sumirat yang saat itu ditahan dan mendampingi Bung Karno pada masa-masa terakhir kepemimpinannya hingga menjelang wafat.

Dalam masa penugasan tersebut, Sidarto juga sempat menjalani pemeriksaan selama empat tahun terkait dugaan keterlibatan dalam rencana membawa Bung Karno keluar dari Wisma Yaso ketika sang proklamator menjalani masa tahanan rumah pasca-peralihan kekuasaan.

Setelah melewati masa tersebut, karier Sidarto di Korps Bhayangkara terus berkembang. Ia pernah menjabat sebagai Kapolres Tangerang, Kepala Dinas Penerangan Polri, Kepala Interpol Indonesia, hingga dipercaya menjadi Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Bagian Selatan dan Kapolda Jawa Barat.

Usai pensiun dari kepolisian, Sidarto melanjutkan pengabdian melalui jalur politik bersama PDI Perjuangan. Ia terpilih menjadi anggota DPR/MPR RI selama tiga periode sejak 1999.

Karier politiknya mencapai puncak ketika ditunjuk sebagai Ketua MPR RI pada 2013 menggantikan Taufiq Kiemas yang wafat saat masih menjabat.

Setelah itu, Sidarto kembali dipercaya mengemban tugas sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: [BERITA UTAMA] Presiden Prabowo Minta Perguruan Tinggi Siapkan SDM untuk Percepat Hilirisasi dan Industri Nasional

Dalam upacara Hari Bhayangkara ke-80, Presiden Prabowo tidak hanya memberikan pangkat kehormatan kepada Sidarto Danusubroto.

Penghargaan serupa juga diberikan kepada mantan Ketua KPK Irjen Pol (Purn) Taufiequrachman Ruki dan mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Brigjen Pol (Purn) Taufiq Effendi.

Penganugerahan tersebut menjadi bentuk apresiasi negara terhadap para purnawirawan Polri yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam bidang keamanan, pemerintahan, serta pengabdian kepada bangsa.

Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini