Prabowo juga mengaitkan persoalan seng berkarat dengan pariwisata dan simbol kemajuan. Ia menilai turis tidak datang untuk menyaksikan pemandangan atap berkarat.
“Saya berharap dalam 2-3 tahun, Indonesia tidak akan kelihatan karat. Karat adalah lambang degenerasi, bukan lambang kebangkitan. Indonesia bangkit, harus kuat, harus indah, rakyat kita harus bahagia,” imbuhnya.
Gagasan gentengnisasi pun membuka diskusi baru: bagaimana pemerintah mengubah material atap menjadi agenda nasional—dengan pendekatan koperasi, produksi lokal, dan target estetika yang terukur dalam beberapa tahun ke depan.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI


