TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah mengidentifikasi sedikitnya 76 perlintasan sebidang di wilayah Jawa dan Sumatra yang dinilai rawan dan membutuhkan pembenahan segera pascainsiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur beberapa waktu lalu.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan hasil identifikasi tersebut telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari evaluasi sistem keselamatan transportasi publik nasional.
“Di antaranya adalah setelah kita identifikasi, maka ada kurang lebih 76 perlintasan sebidang yang ada di wilayah Jawa dan juga sebagian Sumatera, yang itu memang butuh segera dilakukan pembangunan, apakah itu palang pintu kereta maupun flyover atau underpass,” ujar AHY di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Baca Juga: AHY Bongkar Visi Besar Prabowo Bangun Kereta Api di Luar Jawa
Menurut AHY, pemerintah juga akan menutup sejumlah perlintasan sebidang ilegal maupun titik rawan yang dinilai membahayakan perjalanan kereta dan pengguna jalan. Selain itu, modernisasi sistem persinyalan kereta api nasional turut menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan keselamatan transportasi massal.
