TAJUKNASIONAL.COM Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mendorong pemerintah desa memperkuat pembangunan ekonomi desa sebagai strategi menghadapi tekanan perdagangan pasar bebas. Hal tersebut ia sampaikan dalam Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus DPP Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih Periode 2025–2030 yang digelar di Jakarta, Selasa (25/11/2025).
Zulhas menilai desa memiliki potensi besar sebagai fondasi kekuatan ekonomi nasional, terutama melalui penguatan produksi pangan lokal. Ia menegaskan perlunya kemandirian ekonomi di tingkat desa agar Indonesia tidak bergantung pada pasar global yang dikendalikan pemain besar.
“Pasar bebas itu yang kuat yang mengatur. Karena itu ekonomi desa harus dikembangkan untuk menghadapi situasi ini,” ujar Zulhas di hadapan peserta acara.
Baca Juga: Zulhas Marah soal 250 Ton Beras Impor Ilegal di Sabang, Minta Pelaku Ditindak
Ketua Umum PAN tersebut mencontohkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai instrumen penting dalam menyerap komoditas pangan lokal. Ia menyebut program itu akan menyediakan sekitar 82,9 juta porsi makanan setiap hari bagi penerima manfaat, sehingga kebutuhan bahan baku seperti telur, ayam, ikan, sayur, dan buah bisa dipenuhi langsung dari desa.
Ia mengungkap bahwa beberapa komoditas seperti telur dan ayam selama ini masih banyak dipasok dari Malaysia dan Thailand, sementara gandum dan kedelai masih diimpor dari Amerika Serikat. Karena itu, ia mengajak masyarakat beralih pada pangan lokal serta menghindari makanan cepat saji yang dinilai tidak memberikan manfaat ekonomi signifikan bagi rakyat.
Lebih lanjut, Zulhas menjelaskan bahwa pemerintah tengah menyiapkan tata kelola closed loop economy melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dalam model tersebut, pasokan MBG akan diprioritaskan dari Koperasi Desa Merah Putih, UMKM, dan BUMDes, bukan perusahaan besar.
“Kebijakan ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk membangun ekonomi dari desa,” tegasnya.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI


