TAJUKNASIONAL.COM Isu perombakan kabinet sering muncul sebagai “barometer” panas-dinginnya politik nasional. Setiap rumor rotasi menteri biasanya diikuti spekulasi, siapa yang bertahan, siapa yang diganti, dan kebijakan apa yang akan bergeser.
Namun di tengah arus dugaan dan tafsir itu, pemerintah kembali menegaskan satu pesan: jangan mengubah isu menjadi komoditas yang terus dipanaskan, apalagi ketika pernyataan resmi sudah disampaikan.
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai meminta media massa untuk tidak “menggoreng” isu reshuffle atau kocok ulang kabinet.
Ia merujuk pernyataan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang sebelumnya menyatakan tidak ada reshuffle dalam waktu dekat.
Baca Juga: Profil Natalius Pigai Dari Aktivis Papua Hingga Menteri HAM
“Wartawan jangan goreng-goreng lagi. Itu kan sama aja dengan tidak menghormati apa pernyataan dari pemimpin negara,” kata Pigai di kompleks parlemen, Senin (2/2).
Pigai menilai, jika Mensesneg sudah menyatakan tidak ada reshuffle, maka ruang spekulasi seharusnya tidak dibesarkan seolah-olah keputusan tinggal menunggu waktu.
Bagi dia, pernyataan Mensesneg bukan sekadar komentar biasa, melainkan representasi sikap resmi Istana dalam merespons rumor yang berkembang.
“Cuma media aja yang naikin, kan mensesneg udah bilang tidak ada. Kalau mensesneg bilang tidak ada, itu tidak mungkin akan ada. Mensesneg lho, Mensesneg mengatakan tidak ada. Berarti tidak mungkin akan ada karena ini menyangkut integritas atas pernyataan,” ujarnya.
Pernyataan Pigai sekaligus menegaskan pentingnya disiplin informasi di ruang publik, terutama ketika isu menyangkut stabilitas pemerintahan.
Dalam situasi politik yang mudah bergejolak akibat narasi yang berulang, klarifikasi resmi menjadi rujukan utama agar publik tidak terseret ke dalam kesimpulan prematur.
Pigai juga memberi sinyal bahwa pemerintah ingin fokus pada kerja-kerja kabinet, bukan pada wacana pergantian posisi yang dapat mengganggu konsentrasi birokrasi.
Sebelumnya, Istana memang telah buka suara soal isu reshuffle. Mensesneg Prasetyo Hadi membantah adanya reshuffle dalam waktu dekat.
Ia menyampaikan belum ada agenda Presiden Prabowo Subianto untuk merotasi jajaran menterinya di Kabinet Merah Putih.
“Reshuffle kabinet? Belum, belum, belum ada,” ujar Prasetyo Hadi di kompleks parlemen, Senin (19/1).


