Selain permukiman, Menko AHY meninjau SMP Negeri 1 Karang Baru untuk memastikan proses belajar-mengajar dapat kembali berjalan normal. Menurutnya, pemulihan sektor pendidikan harus dilakukan secepat mungkin agar aktivitas siswa tidak terganggu berkepanjangan.
“Sekolah harus segera pulih agar anak-anak bisa kembali belajar dengan aman dan nyaman,” katanya.
Rangkaian peninjauan berlanjut ke Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Karang Baru yang memiliki kapasitas 100 liter per detik, termasuk jaringan distribusi air bersih menuju RSUD Aceh Tamiang. AHY menilai ketersediaan air bersih menjadi elemen vital bagi layanan kesehatan dan fasilitas publik lainnya.
“Ini harus dipastikan berjalan tanpa kendala,” tegasnya.
Kunjungan ditutup dengan peninjauan RSUD Aceh Tamiang serta kawasan hunian warga di Desa Lubuk Sidup. Pemerintah juga merencanakan penyaluran bantuan beras bagi masyarakat terdampak sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar selama masa pemulihan.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI


