Dari estimasi awal, kebutuhan anggaran perbaikan dan pembangunan rumah mencapai sekitar Rp8,2 triliun. Adapun pemulihan infrastruktur dasar—jalan, jembatan, air bersih, dan fasilitas publik—diperkirakan menelan Rp51,8 triliun.
AHY menekankan besarnya skala pekerjaan menuntut sinergi lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, disertai pengawasan berkala agar bantuan tepat sasaran. “Koordinasi pusat-daerah harus kuat agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI


