Menko AHY juga menegaskan pentingnya pendekatan pembangunan kawasan berbasis karakter lokal dan partisipasi masyarakat. “Pembangunan kawasan harus menjaga identitas daerah. Kekuatan kita justru ada pada desa, kampung, dan komunitas yang memiliki keunikan,” ujarnya.
Menghadapi 2026, Kemenko IPK diarahkan untuk memperkuat eksekusi kebijakan serta menindaklanjuti agenda prioritas Presiden, termasuk percepatan rekonstruksi, pembangunan perumahan, pemenuhan air bersih, dan penataan ruang yang berkelanjutan. AHY menutup Rapim dengan ajakan menjaga soliditas demi menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI


