Pilar ketiga ialah konektivitas fisik dan digital guna memperkuat persatuan serta memperluas akses transportasi dan internet, terutama bagi UMKM dan daerah. Keempat, investasi pada manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Kelima, akselerasi teknologi dan kecerdasan buatan untuk layanan publik yang cepat dan transparan, dengan etika, regulasi adaptif, dan penguatan talenta digital.
AHY juga mengingatkan risiko ke depan—mulai krisis iklim hingga dinamika geopolitik—menuntut kebijakan presisi, bukan jargon. “Kemakmuran harus hadir dalam pengalaman hidup yang lebih baik bagi nelayan, buruh, hingga kreator muda,” katanya.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI


