“Kami ingin memastikan direktif Presiden dapat dijalankan dengan baik dan solusinya adil bagi semua pihak,” kata AHY.
Ia menambahkan, pemerintah tidak hanya menargetkan keberlanjutan operasional Whoosh, tetapi juga membuka peluang pengembangan jaringan kereta cepat ke wilayah lain di masa mendatang. Menurutnya, proyek kereta cepat diharapkan menjadi fondasi penguatan konektivitas nasional.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa skema penyelesaian utang proyek kereta cepat masih dalam tahap pembahasan. Pemerintah juga mempertimbangkan langkah diplomatik dengan mengirim tim ke China untuk merundingkan detail teknis pembayaran kewajiban keuangan proyek tersebut.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI


