TAJUKNASIONAL.COM Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI (Galapana) mengapresiasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatra, termasuk kesepakatan penambahan alokasi dana untuk mempercepat hunian sementara sebelum Idulfitri 2026.
Upaya pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatra memasuki fase yang menentukan. Di tengah kebutuhan warga yang masih mengungsi dan proses peralihan ke hunian sementara, kecepatan eksekusi program di lapangan menjadi tolok ukur utama apakah bantuan benar-benar hadir tepat waktu, tepat sasaran, dan mampu memulihkan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat.
Dalam konteks ini, sinkronisasi pusat dan daerah serta kepastian anggaran kerap menjadi penentu kelancaran rehabilitasi dan rekonstruksi.
Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana (Satgas Galapana) DPR RI menyampaikan apresiasi atas langkah percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatra, terutama terkait kesepakatan penambahan alokasi dana sebagai strategi mempercepat pemulihan.
Baca Juga: Ahmad Sahroni Kembali Jadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Gantikan Rusdi Masse
Kesepakatan tersebut dicapai dalam Rapat Koordinasi antara Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Sumatera Pemerintah, dengan fokus pada sinkronisasi langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai, kesepakatan yang dihasilkan dapat mendorong akselerasi pembangunan hunian sementara, sehingga kebutuhan dasar warga bisa terpenuhi sebelum momen Idulfitri 2026.
Ia menegaskan dukungan DPR terhadap kerja-kerja percepatan pemulihan yang dilakukan pemerintah, sembari memastikan pengawasan tetap berjalan.
“Satuan Tugas Pemulihan Pasca-Bencana DPR RI mengapresiasi kinerja satuan tugas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam Sumatra pemerintah dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana alam Sumatera,” ujar Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad saat memimpin rapat di Gedung Nusantara V, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Dalam rapat tersebut, Dasco juga menilai koordinasi lintas lembaga menjadi faktor penting agar penanganan pascabencana berjalan efektif dan tepat sasaran.
Menurutnya, sinergi pusat dan daerah harus terus diperkuat untuk mencegah hambatan distribusi bantuan dan memastikan program berjalan selaras dengan kebutuhan lapangan.


