TAJUKNASIONAL.COM Dinamika kursi pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD) kembali bergerak di Senayan. Pergantian posisi di komisi-komisi DPR RI kerap menjadi sinyal perubahan strategi fraksi, terlebih ketika ada perpindahan kader antarpartai.
Kali ini, sorotan mengarah ke Komisi III DPR RI (bidang hukum, HAM, dan keamanan) yang resmi menetapkan kembali Ahmad Sahroni sebagai Wakil Ketua dari Fraksi Partai NasDem.
Penetapan tersebut berlangsung dalam rapat pleno pelantikan pimpinan Komisi III DPR RI di kompleks parlemen pada Kamis (19/2/2026).
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan penetapan Sahroni untuk menggantikan Rusdi Masse yang mundur dari NasDem.
Dalam rapat, Dasco mengajukan persetujuan kepada anggota Komisi III.
Baca Juga: Polemik UU KPK 2019: DPR RI Tegaskan Jokowi Terlibat, Pernyataan “itu Inisiatif DPR” Dipersoalkan
“Ahmad Sahroni akan ditetapkan sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI menggantikan Rusdi Masse. Untuk itu kami sebagai pimpinan rapat akan menanyakan kepada Anggota Komisi III DPR RI, apakah Ahmad Sahroni dapat disetujui untuk ditetapkan sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI,” ujar Dasco.
Para peserta rapat kompak menjawab, “Setuju,” menandai Sahroni resmi kembali ke kursi pimpinan.
Pergantian ini tidak lepas dari langkah politik Rusdi Masse Mappasessu.
Rusdi diketahui mengundurkan diri dari NasDem dan kemudian bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang diumumkan dalam rangkaian agenda Rakernas PSI di Makassar pada akhir Januari 2026.
Sahroni sendiri bukan nama baru di Komisi III. Ia sebelumnya pernah menjabat Wakil Ketua Komisi III, namun pada Agustus 2025 posisinya sempat berubah setelah rentetan pernyataan yang viral terkait aksi demonstrasi di DPR, sebelum akhirnya dipindahkan menjadi anggota Komisi I.
Baca Juga: 335 Harta Karun Rampasan Belanda Kembali, DPR RI Dorong Pengelolaan Cagar Budaya untuk Publik
Posisi Wakil Ketua Komisi III yang ditinggalkan Sahroni saat itu kemudian diisi oleh Rusdi Masse.


