TAJUKNASIONAL.COM Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melantik Brigjen TNI Muhammad Nas sebagai Kepala Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia atau Kapuspen TNI.
Ia menggantikan Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah yang mendapat penugasan baru sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Strategis atau Waka Bais TNI.
Pelantikan Brigjen TNI Muhammad Nas berlangsung di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Kamis, 21 Mei 2026.
Dengan jabatan barunya sebagai Kapuspen TNI, Muhammad Nas akan memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Mayor Jenderal TNI.
Puspen TNI menyebut serah terima jabatan di lingkungan TNI merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi dan personel.
Rotasi jabatan dilakukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.
“Serah terima jabatan di lingkungan TNI merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi dan personel guna menjaga kesinambungan kepemimpinan serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas,” demikian keterangan tertulis Puspen TNI.
Sebelum dipercaya menjadi Kapuspen TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas menjabat sebagai Asisten Intelijen Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat atau Asintel Kaskostrad.
Jabatan tersebut menunjukkan pengalaman panjangnya di bidang intelijen militer.
Muhammad Nas lahir di Nagari Gadut, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada 8 Juni 1975. Ia merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1998 dari kecabangan Infanteri.
Selama bertugas di TNI, Muhammad Nas dikenal memiliki spesialisasi kuat di bidang intelijen.
Pengalaman tersebut membuatnya banyak dipercaya menduduki jabatan strategis, baik di satuan komando teritorial maupun lembaga intelijen strategis TNI.
Karier teritorial Muhammad Nas salah satunya terlihat saat ia menjabat Komandan Kodim 0824/Jember pada 2016.
Setelah itu, ia juga pernah dipercaya menjadi Komandan Kodim 0101/Kota Banda Aceh pada periode 2021 hingga 2022.
Selain berpengalaman di komando kewilayahan, Muhammad Nas juga pernah menjabat Asintel Kasdam II/Sriwijaya.
Posisi ini memperkuat rekam jejaknya dalam bidang intelijen di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Pada 2025, Muhammad Nas menempati jabatan Paban Utama A-2 Direktorat A Badan Intelijen Strategis TNI.
