TAJUKNASIONAL.COM Kemajuan ekonomi, keadilan, dan demokrasi merupakan tiga hal yang tidak dapat dipisahkan dalam membangun masa depan Indonesia.
Pesan tersebut disampaikan dalam Lomba Rakyat yang digelar Partai Demokrat.
Salah satu peserta, Iza Sumamrabila, siswa kelas XII SMA Negeri 2 Wonosobo, menyampaikan gagasan tentang pentingnya memastikan kemajuan bangsa dapat dirasakan seluruh masyarakat.
Dalam pidatonya, Iza mengawali dengan tiga pertanyaan mengenai arah pembangunan Indonesia: apa gunanya ekonomi yang maju jika masih banyak rakyat tertinggal, apa gunanya hukum jika keadilan belum ditegakkan, dan apa gunanya demokrasi jika masyarakat tidak mau saling mendengarkan.
Menurut Iza, pertanyaan tersebut menjadi penting untuk direnungkan karena ukuran kemajuan sebuah negara tidak semata-mata dapat dilihat dari angka pertumbuhan ekonomi.
“Bangsa yang benar-benar maju dapat dilihat melalui kesejahteraan masyarakat, tegaknya keadilan dan juga demokrasi,” ujar Iza.
Iza mengatakan kemajuan ekonomi memang menjadi harapan bersama karena dapat membuka lebih banyak kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan.
Namun, pertumbuhan ekonomi tidak akan berarti apabila manfaatnya hanya dinikmati oleh sebagian masyarakat.
“Ekonomi yang maju harus benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat,” katanya.
Selain ekonomi, Iza menilai keadilan juga harus menjadi bagian penting dari pembangunan.
Keadilan, menurutnya, bukan hanya mengenai penegakan hukum tanpa pandang bulu, tetapi juga memastikan setiap orang memiliki kesempatan dan hak yang sama untuk bekerja, belajar, berusaha, serta mendapatkan kehidupan yang layak.
Lalu, bagaimana ekonomi dan keadilan dapat berjalan beriringan? Iza melihat demokrasi memiliki peran penting dalam menjembatani keduanya.
Menurutnya, demokrasi tidak sebatas datang ke tempat pemungutan suara dan menggunakan hak pilih.
Demokrasi juga berarti keberanian menyampaikan pendapat sekaligus kesediaan untuk mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain.
Ia mengajak generasi muda mengambil bagian dalam ketiga proses tersebut melalui tindakan sehari-hari.
Dengan sikap yang adil dan menghargai hak orang lain, generasi muda ikut menegakkan keadilan.
