Menurutnya, penghargaan ini juga merepresentasikan hubungan strategis antara PII dan Kemnaker dalam kerja sama yang lebih luas.
Baca juga: Bertemu Menkeu, Menko AHY Dorong Dukungan Fiskal Proyek Infrastruktur Strategis
“Pemberian penghargaan ini bukan hanya pengakuan terhadap karya dan peran Wamenaker Afriansyah Noor dalam dunia keinsinyuran, tetapi juga merepresentasikan hubungan strategis antara PII dan Kemnaker,” kata AHY.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan kolaborasi Kemnaker dengan PII menjadi titik temu untuk memastikan sertifikasi kompetensi semakin kredibel sebagai standar acuan kualitas tenaga kerja profesional yang berdaya saing global.
Ia menilai gelar AFEO Honorary Fellow kepada Afriansyah Noor tepat karena perannya memperkuat tata kelola perencanaan institusi berbasis teknokrasi.
“Kami menyampaikan kepada PII, bahwa penghargaan ini tepat. Wamenaker berhasil
memberikan penguatan pada pengelolaan perencanaan institusi berbasis
teknokrasi, sesuai tuntutan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Yassierli.
Usai menerima penghargaan, Afriansyah Noor menyampaikan terima kasih dan menegaskan komitmen untuk melanjutkan kerja sama Kemnaker dengan PII. Ia berharap kolaborasi tersebut terus memperkuat kualitas SDM, khususnya untuk mendukung kebutuhan pembangunan dan infrastruktur, sehingga memberi manfaat bagi pekerja dan pencari kerja.
Baca juga: Menko AHY Paparkan Dampak Bencana Sumatra, Perbaikan Rumah Capai Rp8,2 T
“Saya berterima kasih kepada PII atas kepercayaan ini, kepada Bapak Menko dan Bapak Menaker Yassierli atas dukungannya, serta seluruh tamu undangan. Ke depan, kerja sama ini akan kami lanjutkan untuk menghasilkan langkah-langkah yang memberi manfaat,” ucap Afriansyah Noor.
Acara tersebut dihadiri oleh keluarga, kerabat, komunitas pendidikan (rektor beberapa kampus), Ketua Kowani dan Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di Lingkungan Kemnaker. (*)


