TAJUKNASIONAL.COM Bencana gempa bumi melanda sejumlah wilayah Indonesia sehari setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.
Pada Sabtu, 15 Agustus 2026, rangkaian gempa bumi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Gempa pertama terjadi di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada pukul 04.58 WIB dengan magnitudo 7,0. Pusat gempa berada di laut, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami menyusul gempa tersebut sebelum peringatan diakhiri pada pukul 07.30 WIB.
BMKG menyebut gempa tersebut dipicu mekanisme pergerakan sesar naik (thrust fault) dan sempat menimbulkan potensi tsunami.
Selanjutnya, pada pukul 17.54 WIB, gempa bumi dengan magnitudo 6,4 terjadi di Simalungun, Sumatera Utara.
BMKG mencatat gempa tersebut berada pada kedalaman 163 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.
Guncangan dirasakan di sejumlah wilayah, termasuk Sumatera Utara dan Aceh.
Guncangan gempa Simalungun juga dilaporkan terasa hingga wilayah Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Gempa kembali terjadi di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Sabtu malam pukul 23.25 WIB dengan magnitudo 6,2.
Baca juga: Presiden Prabowo Sebut Cek Kesehatan Gratis Sudah Jangkau 108 Juta Orang
BMKG mencatat pusat gempa berada di laut, sekitar 74 kilometer barat daya Parigi Moutong, dengan kedalaman 44 kilometer.
Berdasarkan informasi BNPB yang dikutip hingga Sabtu malam, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa M7,0 di Nagekeo, NTT, mencapai 47 orang.
Sementara itu, gempa Simalungun tercatat dirasakan hingga sejumlah wilayah di Sumatera, termasuk Aceh.
Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Adapun gempa di Parigi Moutong dengan magnitudo 6,2 berada pada kedalaman 44 kilometer.
Guncangan dirasakan di sejumlah wilayah, antara lain Parigi Moutong, Donggala, Palu, Gorontalo, dan beberapa wilayah lainnya.
