Dampak ekonomi program ini diakui sangat luas. Pemerintah memperkirakan hingga akhir 2025, jumlah SPPG akan bertambah menjadi 32.000 unit, dengan target menciptakan 2,2 juta lapangan kerja tetap baru di seluruh Indonesia.
Artinya, MBG bukan hanya investasi untuk kesehatan dan masa depan anak-anak, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi rakyat dari desa hingga kota.
Lebih dari sekadar program gizi, MBG menunjukkan bahwa pembangunan sumber daya manusia dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi lokal.
Baca juga: Serapan Anggaran MBG Capai Rp28,1 Triliun, BGN Target Tambah Rp6 Triliun dalam 10 Hari
Dari dapur ke sekolah, dari petani hingga juru masak, setiap porsi makan bergizi kini turut menghidupi jutaan keluarga di Indonesia.
Implementasi Makan Bergizi Gratis juga terbukti mengurangi ketimpangan sosial dan ekonomi dengan membantu keluarga miskin mengurangi beban pengeluaran serta meningkatkan akses kelompok rentan terhadap makanan berkualitas.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI
