Profil PT PMMP: Perusahaan dengan Anak Bungsu Jokowi Kaesang Pangarep jadi Pemegang Sahamnya Terancam Terdepak dari Bursa Efek Indonesia, Terlilit Utang Rp 2,86 Triliun

TAJUKNASIONAL.COM Nama Kaesang Pangarep ikut mencuat bersama melejitkan pemberitaan terkait PT Panca Mitra Multiperdana Tbk.

Pada perusahaan yang disebut juga PT PMMP itu, Kaesang Pangarep yang tak lain anak bungsu Jokowi itu tercatat sebagai satu di antara pemegang sahamnya.

Kaesang Pangarep tercatat menjadi satu di antara pemilik saham dengan jumlah shareholder yang cukp besar di perusahaan ini.

Saat ini, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk atau PT PMMP adalah satu di antara perusahaan terbuka yang sahamnya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia atau BEI.

Di pasar saham Indonesia tersebut, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk diperdagangkan dengan nama emiten PMMP.

Baca Juga: [VIRAL] Perusahaan yang Dimiliki Kaesang Pangarep Terlilit Utang Jumbo Rp 2,86 Triliun jadi Berita Viral! Bos PSI jadi Sorotan

Secara umum, PT PMMP diketagui merupakan perusahaan yang bergerak di industri pengolahan dan ekspor udang.

PT Panca Mitra Multiperdana Tbk atau PT PMMP baru-baru ini jadi sorotan publik di Tanah Air.

Lantaran perusahaan ini terancam terdepak atau delisting dari Bursa Efek Indonesia – BEI.

PT PMMP saat ini menangggung beban utang menggunung yang mencapai Rp 2,86 Triliun !

Perusahaan yang di dalamnya tercatat ada porsi kepemilikan yang cukup besar dari satu di antara anak Presiden Indonesia ke-7, Joko Widodo alias Jokowi, yakni Kaesang Pangarep kini terancam jadi satu di antara perusahaan yang masuk dalam daftar debitur dengan kredit macet jumbo di industri perbankan Tanah Air.

Baca Juga: Joko Widodo Disebut Bakal Jadi Ketua Dewan Pembina PSI, Tinggal Tunggu Kaesang

Saat ini, Kaesang Pangarep yang diketahui menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia alias Ketum PSI tersebut memiliki saham PT PMMP sebanyak 7,27 persen dari total saham yang ada di PT Panca Mitra Multiperdana Tbk7,27 persen dari total saham yang ada di PT PMMP in.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini