TAJUKNASIONAL.COM Nama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau Menteri PPPA, Arifah Choiri Fauzi, kembali menjadi perhatian publik setelah mengusulkan agar gerbong perempuan KRL commuter line dipindah ke bagian tengah rangkaian.
Usulan itu ia sampaikan setelah insiden kecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam, 27 April 2026.
Arifah menilai posisi gerbong perempuan perlu dievaluasi karena korban yang dievakuasi dalam insiden tersebut seluruhnya perempuan. Menurutnya, penempatan gerbong di tengah rangkaian dapat menjadi salah satu opsi untuk meningkatkan keamanan penumpang perempuan.
“Kalau bisa yang perempuan jangan di depan dan belakang,” kata Arifah Fauzi di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 28 April 2026.
Baca Juga: Alasan Menteri PPPA Usul Pindahkan Gerbong Perempuan KRL Usai Kecelakaan Jadi Sorotan
Di balik sorotan tersebut, Arifah bukan sosok baru dalam isu perempuan dan pemberdayaan masyarakat. Perempuan bernama lengkap Arifatul Choiri Fauzi itu lahir di Madura pada 28 Juli 1969. Ia dikenal sebagai tokoh perempuan Nahdlatul Ulama yang telah lama aktif dalam organisasi keagamaan, sosial, dan pemberdayaan perempuan.
Arifah menempuh pendidikan dasar hingga menengah di lingkungan Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah As-Syafiiyah Jatiwaringin, Jakarta.
Ia kemudian melanjutkan studi di Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Negeri Yogyakarta dan lulus pada 1994. Pada 2002, ia meraih gelar magister komunikasi dari Universitas Indonesia melalui beasiswa Ford Foundation.
Rekam jejak organisasi Arifah cukup panjang. Ia pernah menjabat Ketua PP Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama atau IPPNU pada periode 1989-1991. Setelah itu, ia aktif di Fatayat NU dan Muslimat NU. Arifah juga tercatat sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU periode 2025-2030.
Selain aktif di organisasi perempuan NU, Arifah juga memiliki pengalaman di Majelis Ulama Indonesia atau MUI. Ia terlibat dalam bidang informasi dan komunikasi, serta berbagai gerakan sosial yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat.
Karier Arifah tidak hanya berada di dunia organisasi. Ia juga pernah berkecimpung di dunia media dan hiburan.
Baca Juga: Mengintip Harta Kekayaan Arifatul Choiri Fauzi Menteri PPPA, Punya Hutang Rp315 Juta
Dalam bahan profil yang beredar, Arifah disebut pernah menjadi produser program televisi religi, seperti Syair Dzikir di TPI dan Hikmah Pagi di TVRI. Ia juga pernah terlibat dalam kegiatan seni dan konser kebangsaan.
Dari sisi politik, Arifah pernah menjadi Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024. Setelah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka memimpin pemerintahan, Arifah dipercaya menjabat sebagai Menteri PPPA dalam Kabinet Merah Putih.
