TAJUKNASIONAL.COM Presiden Prabowo Subianto menggelar diskusi bersama sejumlah jurnalis, pengamat, dan ahli dari berbagai bidang di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Forum ini menjadi ruang strategis untuk membahas isu-isu terkini, baik dalam konteks nasional maupun global.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (17/3/2026) malam hingga Rabu (18/3/2026) dini hari.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Angga Raka Prabowo menjelaskan bahwa diskusi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah merespons dinamika geopolitik global serta perkembangan kebijakan strategis dalam negeri.
“Presiden melangsungkan diskusi dan wawancara bersama sejumlah jurnalis, pengamat, dan pakar mengenai isu-isu terkini guna merespons dinamika geopolitik global dan perkembangan kebijakan strategis dalam negeri. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi mendalam mengenai arah pemerintah dalam menghadapi tantangan dan menjawab berbagai pertanyaan penting yang menjadi perbincangan publik,” kata Angga Raka Prabowo.
Baca Juga: Presiden Prabowo Minta Mudik Lebaran 2026 Aman dan Lancar, Jangan Sampai Terjadi Antrean
Diskusi yang berlangsung selama lebih dari enam jam tersebut dimulai pukul 19.00 WIB hingga sekitar 01.30 WIB. Angga menyebut forum ini diharapkan mampu menjadi langkah konkret dalam membangun optimisme nasional di tengah berbagai tantangan global.
“Diskusi yang berlangsung pada pukul 19.00–01.30 WIB pada tanggal 17 Maret 2026 ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun optimisme nasional, untuk mewujudkan pelaksanaan transformasi bangsa,” lanjutnya.
Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen bangsa. Ia mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dalam membangun Indonesia ke arah yang lebih maju dan berdaya saing.
“Presiden turut berkomitmen penuh untuk memperkuat sinergi dengan berbagai elemen bangsa, sekaligus mengajak semua pihak untuk bahu-membahu membangun negeri,” ujar Angga.
Diskusi di Hambalang ini digelar dalam format meja bundar, menghadirkan sejumlah tokoh penting dari berbagai latar belakang. Di antaranya jurnalis senior Najwa Shihab, ekonom Muhammad Chatib Basri, serta pengamat politik Rizal Mallarangeng. Turut hadir pula Retno Pinasti dan Mardigu Wowiek Prasantyo.
Kehadiran berbagai kalangan ini mencerminkan pendekatan inklusif pemerintah dalam merumuskan kebijakan. Dengan melibatkan jurnalis, akademisi, hingga praktisi, diskusi diharapkan mampu menghasilkan perspektif yang komprehensif dan solutif.
Langkah Presiden Prabowo menggelar diskusi terbuka ini juga dinilai sebagai upaya memperkuat komunikasi publik serta transparansi kebijakan.
